Mengapa Sekolah Alam?

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Latar Belakang

Pendidikan adalah hak dasar setiap individu yang dijamin undang-undang. Pendidikan yang baik hakikatnya adalah proses mengantarkan seseorang untuk memasuki dan melalui setiap fase (jenjang) kehidupannya agar tetap sesuai dengan fitrah-nya (sifat asal/tujuan suci penciptaannya) dengan cara memperkenalkan peran dan tanggung-jawab, mengajarkan ilmu, melatih dan mengembangkan bakat kemampuannya. Digunakannya fitrah sebagai tolok ukur perkembangan setiap jenjang kehidupan adalah agar prinsip-prinsip iman-akhlaq (aqidah-moral) dapat ditanamkan sejak dini, dan tumbuh secara optimal sehingga keimanan dan akhlaq tersebut akan senantiasa melandasi logika berpikirnya (ilmu pengetahuan); kepemimpinannya (leadership) dan kemandiriannya (entrepreneurship) yang mewarnai pola sikap dan perilaku individu disepanjang hidupnya.

Dasar Pijakan

SEKOLAH AL-AMIEN BOJONGGEDE (SAB), adalah lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Al-Amien Bojonggede Indonesia, yang komitmen untuk menyelenggarakan lembaga pendidikan yang berkualitas yang berbasis kepada alam semesta, sebagai bagian dari upaya mewujudkan suatu peradaban baru yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berakhlaqul karimah dan berkualitas.
Untuk itu Sekolah Al-Amien Bojonggede (SAB) dalam merealisasikannya mengacu kepada filosofi, visi dan misinya.
FILOSOFI

1. QS. An Nisaa’(4): 9

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”. (QS. An Nisaa’(4): 9)

2. QS. Ali Imran(3): 79

“…hendaklah kamu menjadi orang-orang ROBBANI karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab (Al Qur’an) dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya". (QS. Ali Imran(3): 79).

3. QS. Al Baqarah(2): 30

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". (QS. Al Baqarah(2): 30).